Egois Masalah Taktik Yang Membuat Sarri Dipecat?

Maurizio Sarri pada akhirnya dipecat oleh Juventus dari kursi kepelatihan. Mungkin saja itu dikarenakan dia egois dalam menentukan filosofi permainan tim.

Sarri hanya mampu berada di Juve selama 1 musim saja. Dia diberhentikan setelah tidak mampu membawa Juve melaju jauh di ajang Liga Champions meskipun sempat mampu memenangkan gelar juara Scudetto musim ini.

Kehadiran Sarri pada awal musim ini menandakan adanya era baru untuk permainan Juve. Sarri membawa filosofi permainan yang menuntut kepada para pemain untuk bergerak secara dinamis, menyerang dalam satu kesatuan kemudian dalam hal bertahan juga sama. Filsofi itu dikenal dengan sebutal Sarri Ball.

Pemahaman masalah sepakola yang dia bawa itu membuat para pemain Juve berjuang lebih keras dalam menerapkannya. Tidak jarang Juve sering kendur pada tengah jalannya laga sampai harus menelan 7 kali kekalahan di Serie A Italia musim ini. Terlebih lagi Juve merupakan tim dengans kuad yang bisa di bilang tua di antara kontestan Liga Italia lainnya musim ini dengan rataan usia 29,1 tahun.

Sarri seolah tidak ingin bernegosiasi mengenai pemahanan sepakbola yang dia gunakan meskipun para pemain Juve keteteran dalam menerapkannya. Sarri selalu menggunakan formasi bermain 4-3-3 meksipun juga kadang merubahnya menjadi 4-31-2.