Lovren Mampu Bungkam Para Pengkritik Setelah Mematikan Vardy

Dejan Lovren mampu membungkam kritikan dari berbagai pihak yang telah meragukannya dalam mengawal pergerakan Jamie Vardy. Dia sukses mematikan pergerakan pemain depan andalan Leicester City itu.

Liverpool sukses menang 2-1 atas Leicester City dalam laga lanjutan Premier League pekan ke 8. Mereka mampu unggul lebih dulu melalui gol yang dicetak oleh Sadio Mane namun Leicester City mampu membalas melalui gol dari James Maddison. Penalti yang dilakukan James Milner pada akhir laga menjadi penentu kemenangan Liverpool.

Pada laga ini pelatih Juergen Klopp membuat keputusan menurunkan Lovren sejak menit awal berduet dengan Virgil van Dijk di lini belakang. Pemain timnas Kroasia itu menggantikan peran Joel Matip yang sedang cedera.

Keputusan itu pada awalnya dibarengi dengan banyaknya rasa keraguan dari fans Liverpool sendiri. Hal tersebut terjadi dikarenakan dia sering membuat kesalahan sendiri dan dia wajib mengawal pemain sekelas Vardy yang lincah.

Apalagi Vardy sendiri sudah mencetak 7 gol ke gawang Liverpool dari 9 kali pertemuan, sekaligus sedang dalam performa apik dengan catatan 14 gol dari 17 kali laga terakhir.

Namun Lovren disepanjang jalannya laga telah melakukan tugasnya dengan baik. Dia tercatat mampu melakukan umpan akurat sebesar 87,8 persen.