Milan Terpuruk Karena Tak Sabar

Demitro Albertini menilai AC Milan terlalu cepat memutuskan memecat Marco Giampaolo. Rasa tidak sabar terjadi pada setiap musimnya sampai membawa mereka dalam jurang keterpurukan.

Milan memberhentikan Giampaolo pada awal musim ini setelah serangkaian hasil buruk yang didapatkan Milan. Milan kini berada di posisi ke 13 klasemen sementara Serie A Italia dengan raihan 9 poin dari hasil 7 laga. Sebagai pengganti Giampaolo Milan menunjuk sosok Stefano Pioli.

Keputusan itu begitu disesalkan oleh Albertini. Salah satu legenda Milan itu mengakui tidakan yang dilakukan Milan itu terlalu cepat.

Semua pemain Milan sudah pasti membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk bisa menyatu dengan gaya bermain yang diterapkan oleh Giampaolo. Skema formasi bermain 4-3-1-2 yang dipakai Giampaolo terhitung masih baru dalam skuad Milan karena pada musim lalu sudah terbiasa menggunakan skema formasi bermain 4-3-3 bersama pelatih Gennaro Gattuso.

Albertini mengungkapkan bahwa akan selalu sulit sekali untuk memberikan penilaian hal ini dari luarnya saja. Akan tetapi pada saat anda mempekerjakan seorang seperti Giampaolo dan ingin sistem permainan tertentu maka anda harus tahu lebih dulu hal tersebut tentu saja akan memakan waktu yang tidak sebentar. Hanya 7 laga saja saya rasa masih belum cukup untuk melihat pekerjaan itu membuahkan hasil.